Sabtu, 22 Desember 2007

Drs.Frans B.P. Leok, MM, Menjadi Penjabat Bupati Manggarai Timur

PDF




Drs. Frans B. P. Leok, MM, sabtu 1/12/2007, tiba di Ruteng melalui bandara Satar Tacik Ruteng lewat Kupang. Dibandara Satar Tacik Ruteng Ia yang di dampingi oleh Bupati Manggarai Drs. Cristian Rotok masing-masing didampingi Ibu diterima secara adat oleh masyarakat Manggarai dan Manggarai Timur serta pejabat lingkup Pemda Manggarai di Bandara Satar Tacik Ruteng.

Setelah acara penerimaan di Bandara Penjabat Bupati Leok diarak oleh Group Ronda diantar ke Ruang VIP Bandara Satar Tacik Ruteng untuk beristirahat sebentar untuk dilanjutkan ke Ruma Jabatan Bupati Manggarai. Penjabat Bupati Kabupaten Bungsu dari Bumi Congka Sae Drs. F. B. P. Leok, MM, diterima secara adat di RumahJabatan Bupati Manggarai. Pada Kesempatan itu Penjabat Bupati Leok diberi kesempatan untuk sambutan perdana. Dalam sambutannya Penjabat Bupati menyampaikan bahwa ”Dirinya bukanlah terbaik yang pantas menjabat sebagi Penjabat Bupati di Daerah Baru itu. Masih banyak yang lebih pantas tetapi dirinyalah yang kebetulan mendapat kepercayaan pimpinan untuk melaksanakannya. Hal ini tentunya mungkin karena restu dan Rahmat Tuhan. Untuk itu Penjabat Leok akan tetap berusaha atas kepercayaan ini walaupun tugas itu amat berat, namun demikian saya harus menerima tugas terseut dengan lapang dada sekaligus menunjukan rasa tanggung jawab terhadap kepercayaan pipinan untuk mengemban tugas tersebut.

Terkait dengan itu Leok menceriterakan beberapa gejolak yang terjadi kususnya di Jakrta menjelang saat-saat pelantikannya tanggal 23 Noopember 2007 dimana sampai dengan tanggal 22 Nopember masih ada sekelompok orang yang berdemo di Kantor Mendagri yang menolak penunjukan dirinya, namum Leok memahami bahwa itulah alam demokrasi yang perlu kita terima dengan hal yang positip. Penjabat Bupati Leok tidak melihat itu sebagai suatu hal yang mendiskreditkan dirinya, tetapi sebagai pemacu semangat untuk mendorong saya untuk kerja lebih keras tanpa pamri untuk membangun Kabupaten Manggarai Timur.

Untuk itu Penjabat meminta kepada seluruh jajarannya yang yang mungkin akan terpilih ikut bersama saya ke Manggarai Timur untuk siap berkorban demi membangun wilayah tersebut. Dikatakan karena semua orang yang akan ditugaskan ke Manggarai Timur tidak akan difasilitasi sarana transportasi (kendaraan Dinas) dan diminta kepada seluruh PNS yang akan pindah ke Manggarai Timur tidak boleh membawa kendaraan Dinas secara diam-diam. Dan kita coba membangun komunikasi dengan Bupati Manggarai agar kita difasilitasi dengan cara yang terbaik. Kita akan minta baik-baik ke pak Bupati dan Wakil saya yakin mereka akan membantu kita. Karena kita ini ibaratnya bayi yang belum pakai baju. Tidak mungkin Kabupaten Induk lepas tangan.

Dalam sambutan perdananya Penjabat Bupati Leok juga menyampaikan beberapa agenda pokok yang akan dilaksanakan selama setahun kepemimpinannya yaitu Pertama penyelenggaraan Pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan, Kedua memfasilitasi terbentuknya SPKD, Ketiga memfasilitasi terbentuknya lembaga Legislatif, dan keempat memfasilitasi proses pemilihan Kepala Daerah Definitif di Daerah itu. Leok mengharapkan akir Desember pembentukan SKPD sudah selesai terbentuk berserta pejabatnya. Sedangka agenda yang juga mendesak adalah pembentukan lembaga legislatif, meskipun tugas tersebut merupakan wewenang KPUD Manggarai, tetapi Pemerintah ikut bertanggung jawab dalam seluruh proses pembentukannya. Untuk itu dari semua proses tersebut sangat diharapkan dukungan dari semua piihak. Ungkapan yang sama juga disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Yohanes Ongge agar lembaga legislatif dan pemerintahan segera terbentuk.

Sedangka Bupati Manggarai Drs. Christian Rotok dalam sambutan pada acara yang sama mengatakan Penjabat Bupati KMT selalu menyem,patkan diri untuk berdiskusi dengan dirinya maupun dengan Wakil Bupati dalam menjalankan tugasnya. Bupati Manggarai juga berpesan agar kejadian selama ini jangan disimpan dalam hati dan tidak perlu dendam kepada mereka yang telah berdemo. Jangan sampai waktu efektif kerja juga dipakai untuk memikirkan caranya untuk membalas dendam tegas Bupati Rotok.

Tidak ada komentar: